Mengenai Saya

Foto saya
kami adalah mahasiswa pendidikan sejarah.. mahasiswa yang selalu dicerca, yang hanya mempelajari masa yang telah berlalu... namun kami punya keyakinan semua ada ahlinya, dan kami adalah mahasiswa yang mempunyai sedikit kelebihan dalam mempelajari sejarah.

Selasa, 10 Maret 2009

SEJARAH EKONOMI INDONESIA

Terkait dengan sejarah ekonomi, Kuntowijoyo dalam Metodologi Sejarah mengungkapkan pengalamannya bersafari ke pedalaman Timor Timur-propinsi Indonesia ke-27 yang sekarang ini berdaulat menjadi negara Timor Leste- yang sama sekali belum mengenal ekonomi uang. Di akhir safarinya, Kuntowijoyo, diliputi pertanyaan mendasar sejarah ekonomi terutama kaitan antara sejarah ekonomi tingkat lokal dengan sejarah ekonomi tingkat lokal.
Apa yang dimaksud dengan sejarah ekonomi? Barry E. Supple dalam The Experience of Economi Growth: Case Studi in Economy History menulis sebagai berikut.
Economy history is a historical study of man’efforts to provide himself with goods and service, of the institutions and relationship with resulted from thoso efford, of the changing tecniques and outloook associated with this economic endeavor, and of the results (in social as well as economic terms) of his striving, or his failure to strike

Adapun W.J. Asley dalam pitado pengukuhannya sebagai pemegang chair sejarah ekonomi di Harvard 1893 mengungkapkan sebagai berikut.
It (economy history) asks what has been the material basis of sosial existence; how have the neccessities-and convinienses of human life been produced by what organization has labor been provided and directed, how have to commodities thus produced been distributed, what have beeen the institutions resting on his direction and distribution, what canges have taken place in the methods of agriculture, of industry, of trade, can any intellegible, developmen be traced, and, if so has been from worse to better.

J. Thomas Lindblad dalam Sejarah Ekonomi Modern Indonesia: Berbagai Tantangan Baru turut serta memberikan batasan tentang sejarah ekonomi terutama sejarah Ekonomi Indonesia. Menurut J. Thomas Lindblad, Sejarah ekonomi merupakan pola pengulangan dalam sejarah ekonomi kolonial secara umum, seperti eksploitasi negara terhadap sumber sumber daya lama di abad ke-19, munculnya liberalisme di kahir abad tersebut, dan politik etis awal abad ke-20. Selain itu, J. Thomas Lindblad juga mengatagorikan sejarah ekonomi Indonesia dalam lima katagori analisis secara umum yakni pertanian, sektor-sektor luar pertanian, kebijakan ekonomi, mentalitas dan metode, serta Indonesia di luar pulau Jawa.
Pertanian, secara lanjut, mencakup ekologi, pengaturan produksi, tenaga kerja, dan teknologi. Ekologi dalam sejarah sekonomi mencakup iklim dan kondisi tanah. Adapun pengaturan produksi meliputi eksploitasi tanah-tanah subur ynag biasanya memiliki peran ganda, tidak hanya terhadap crop-crop yang berbeda tetapi juga terhadap sistem produksi yang berbeda yang saling berdampingan sedangkan tenaga kerja dan teknologi menunjuk pada eksploitasi tenaga manusia dan dinamika penggunaan teknologi dalam pertanian.
Sektor-sektor di luar pertanian mencakup tiga hal yakni ekspansi, pekerjaan, dan industrialisasi. Adapun Kebijakan ekonomi kolonial mencakup perusahaan publik, infrastruktur, dan kebijakan fiskal. Mentalitas dan metode menurut J. Thomas Lindblad mencakup ideologi kehidupan desa, rasionalitas, dan intepretasi sumber. Sementara Indonesia di luar Jawa meliputi ekspansi karena ekspor, modal, tenaga kerja.
Bagaimana Model penelitian sejarah ekononomi? Rostow dalam The Stages of Economic Growth mengungkapkan bahwa untuk mengetahui tahapan pertumbuhan ekonomi diperlukan ukuran produktivitas sebagai kriteria untuk tahapan. Adapun Polayi dalam The Great Transformation: The Political and Economic Origin Of Our Time memasukkan sistem sosial untuk mengulas sejarah ekonomi.
Bagiamana historiografi sejarah ekonomi? Kuntowijoyo dalam Metodologi Sejarah mengungkapkan bahwa kerangka teori merupakan unsur yang sangat penting dalam penulisan sejarah ekonomi. Selain itu, berbeda dengan jenis sejarah lainnya, sejarah ekonomi banyak menggunakan teori, model, dan konsep ilmu-ilmu sosial, termasuk teori ekonomi sendiri.
Terkait dengan penggunaan pendekatan, J.H. Clapham dalam The Studi of Economic History menegaskan bahwa sejarah ekonomi pada umumnya menggunakan pendekatan matematis atau kuantitatif. Adapun pendekatan kuantitatif dalam sejarah ekonomi menjelaskan variabel-variabel yang berhubungan satu sama lain yakni bagaimana sumbangan masing-masing variabel tersebut dalam keseluruhan situasi ekonomi.
Dari paragraf-paragraf di atas dapat disimpulkan bahwa sejarah ekonomi merupakan kajian kemampuan manusia untuk mencukupi kehidupannya sendiri dengan barang dan jasa. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian sejarah ekonomi ialah metode kuantitatif. Sementara itu, sejarah ekonomi lebih banyak menggunakan teori, model, dan konsep ilmu-ilmu sosial, termasuk teori ekonomi sendiri. (GA)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Loading...